yuswae

Sunday, August 06, 2006

Habibie: Era Tinggal Landas Timtim


Habibie. Aku ingat betul. Nama itu banyak disebut kala aku masih di bangku Madrasah Ibtidaiyah (setingkat sekolah dasar). Waktu itu, ia adalah sosok ideal yang selalu disodorkan oleh guru-guruku.
"Kau harus seperti Habibie," katanya. "Dia hebat. Cerdas. Dia ikut mengharumkan nama bangsa ini dan menunjukkan bahwa otak bangsa ini bukan otak udang. Bahkan, otak bangsa ini bisa lebih hebat dari bangsa lain!."

Habibie punya kecerdasan berlebih. Kalau ada 10 saja orang seperti dia, negara ini bakal maju. Begitu kata mereka. Betulkah? Bisa jadi. Itu jawabku kala itu. Tetapi jawaban itu sudah berubah ketika dia mencoba mengadu keberuntungan menjadi Presiden RI ketiga menggantikan si mbah. "Kalau ada 10 orang seperti dia di negeri ini, bisa-bisa 10 provinsi lepas dan menjadi negara baru!"

2 Comments:

Blogger dittadara said...

wah banyk segi positif dari lepas nya timtim ko, setiap orang punya kecerdasan yg beda", habibie itu orang terpinter no dua setelah einstein, jadi wajar aja klo semua guru bilang gitu ^^

8:53 PM  
Blogger farahPutri said...

Gak bisa juga nyalahin Habibie juga loh..

waktunya aja yang gak tepat,dia diserahin tampuk kepemimpinan pada saat keadaan kacau balau,warisan orde baru..

Jangan salah,nilai tukar rupiah sempet menguat ke 6 ribu,dari awal 20 rb..

Habibie,jasa2 mu tidak akan kulupakan..

termasuk jasamu terhadap timor2..

9:44 PM  

Post a Comment

<< Home